Strategi Martingale untuk Bakarat Online

Pada kali ini, tim kami akan membahas sebuah strategi bertaruh yang sebenarnya sudah cukup umum diketahui para petaruh berpengalaman yaitu strategi Martingale. Bagi yang belum paham dan baru saja mendengar kata Martingale, Martingale merupakan temuan seorang ahli matematika bernama Paul Pierre Levy di abad ke-18.

Paul Pierre Levy menemukan sebuah pola probabilitas untuk sesuatu sistem investasi dimana dia percaya manusia tidak akan kalah terus dan suatu kali pasti menang. Cara untuk mengembalikan kekalahan adalah dengan melipatgandakan investasi ketika harganya mengalami penurunan.

Nah ternyata ide investasi ini dikembangkan sebagian orang di permainan judi, khususnya untuk permainan dengan probabilitas 50:50, seperti Bakarat dengan Player atau Bankirnya, Sicbo dengan besar kecilnya, Rolet dengan merah hitam, besar kecil atau genap ganjilnya. Martingale sendiri sangat populer dipadukan dengan permainan bakarat yang sangat cepat temponya.

Cara menerapkan Martingale pada Permainan Bakarat

Nah untuk penerapan Martingale pada bakarat, sebelumnya kita sepakat kalau hanya ada 2 pilihan di permainan ini, dimana artinya probabilitas masing-masing pilihan baik bankir dan player sama besar yaitu 50:50. Artinya, kalau tidak bankir, yah player yang menang. Lalu bagaimana kalau imbang? enaknya pada permainan bakarat, hasil imbang uang akan dikembalikan dan tidak dihitung siapapun yang menang.

Para player yang menerapkan sistem Martingale akan memulai permainan dengan minimum bet. Kemudian apabila kalah, mereka akan melipat taruhan di putaran berikutnya. Lalu apabila kalah lagi, taruhan akan dilipat lagi hingga menang. Sekali menang saja, maka kekalahan yang sudah dilalui akan berbalik menjadi kemenangan.

Walaupun terkesan mudah dan bisa dilakukan, percayalah ada juga resiko pada sistem Martingale. Untuk permainan yang cepat seperti bakarat, apabila kita memiliki keterbatasan modal, maka apabila kita mengalami kekalahan beruntun 5-6x saja maka kita akan sudah sangat berat untuk meneruskan gaya ini.

Tidak percaya? Nih contohnya kita mulai dengan Rp. 10 ribu saja apabila kita kalah sekitar 6 putaran maka gambaran taruhan yang harus kamu pasang adalah 10 ribu, 20 ribu, 40 ribu, 80 ribu, 160 ribu, 320 ribu (total loss sekitar Rp 320 ribu). Putaran ketujuh maka kamu harus siap memasang Rp. 640 ribu hanya pada satu putaran pasangan, jadi resiko terbesar dari martingale adalah sebelum kamu bisa membalikkan modal kamu, ada kemungkinan kamu sudah tidak kuat bertaruh lagi karena kehilangan modal.

Jadi sebelum menerapkan martingale untuk taruhan kamu, pastikan berhati-hati dan tidak terlalu memaksakan putaran panjang. Ada baiknya jika sudah kalah beruntun 3-4x, ulangi saja taruhan dari awal agar kamu tidak segera kehilangan modal bertaruh kamu.

Check Also

Bagaimana Cara Bermain Rolet Online?

Rolet online merupakan salah satu permainan games kasino online yang populer di kalangan para bettor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WA CHAT DAFTAR LIVE CHAT